Skip to main content

BAHASA KLAKSON


Kalau anda terbiasa berkendara di jalan raya, anda pasti sering mendengar bunyi klakson. Tanpa harus mencari kamus anda tentu tahu ada sesuatu yang disampaikan oleh bunyi klakson. 

  Pertama, Sebagai penanda pengendara atau pengguna jalan yang lain bahwa ia akan melewati jalur tersebut, menyeberang, berbelok, atau menyalip pengendara lain atau menyapa seseorang.
  Kedua, memperingkatkan, mungkin ada pengendara lain terlalu sembrono dan berbahaya , jaraknya terlalu dekat, atau memperingatkan pengguna jalan lain tidak menyeberang sebelum ia lewat. 
  Ketiga, memerintah. Ketika lampu merah berubah hijau, tetapi kendaran didepan anda tak kunjung jalan. maka klakson berfungsi untuk mememinta kendaraan didepannya segera maju. 
  Keempat, Tidak sabar, gusar atau marah. dalam keadaan emosi, tergesa-gesa, terjebak macet dll, akan membuat kegusaran itu dengan cara menekan klakson berkali-kali. 

  Mungkin bisa saja banyak orang menjadi maklum dan membiarkan saja, atau toh kalau jengkel ya dibatin saja. Tetapi bisa jadi banyak orang yang menyalah artikan dengan arti yang berbeda, bunyi klakson menjadi bahasa tantangan bagi pihak lain dan bisa jadi menimbulkan keributan. 

  Sahabat, Bahasa klakson yang paling nampak dalam diri seseorang adalah RAUT MUKA atau wajah. itu menjadi penanda dan menjadi bahasa hati, tanpa orang itu mengucapkan satu katapun. Murah senyum, ramah, suka menyapa, matanya berbinar dengan langkah kaki ringan, adalah bahasa tubuh yang menyejukkan hati. Tetapi bahasa wajah yang menegangkan, angker, atau wajah sombong ( bahasa jawa : kemaki, peteta-petete ) akan banyak mengundang masalah. akan banyak disalah artikan. 

 Mari!, hari ini kita menggunakan bahasa wajah anggun kita sebagai sinyal positif yang menghebatkan kita...

Comments

Popular posts from this blog

NOTA KOSONG

“Pemberian nota atau kuitansi sesuai dengan nilai transaksi asli. Mohon maklum, terima kasih.” Tulisan itu terpampang di ruang kasir Rumah Makan Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut di Ungaran, Jawa Tengah.  Pemiliknya, Fachrudien Putra, tak memberi stempel pada nota kosong atau yang dimanipulasi. ”Kalau ada yang minta kuitansi kosong, saya pasti bertanya, untuk apa? Saya hanya takut nanti disalahgunakan,” katanya. Banyak konsumen minta nota atau kuitansi kosong: diberi stempel dan tanda tangan, tetapi tanpa jumlah transaksi sesungguhnya, Fachrudien berpikir, pemberian nota kosong dapat merusak citra rumah makannya. Apalagi, rumah makan itu bisnis waralaba sehingga jika harga berbeda bisa muncul masalah. Mereka yang minta nota kosong bisa dari berbagai kalangan. Ada pemerintah, karyawan swasta, hingga mahasiswa. Ketika tulisan sudah ada di kasir, masih saja ada orang yang minta. Pihak rumah makan konsisten. ”Kalau saya memberi toleransi untuk memenuhi permintaan nota kosong,...

MENJINAKKAN KUDA LIAR

Ada sebuah cerita menarik tentang menjinakkan kuda liar di jaman dulu. Pada jaman dulu ketika seseorang menangkap seekor kuda liar cara yang ampuh dan sederhana adalah mengikatkan kuda liar ini dengan seekor keledai kecil.   Ditanah lapang kuda liar itu melonjak-lonjak dan berputar-putar meronta mencoba melepaskan ikatan yang membelenggunya. Tentu saja si keledai kecil terseret kian kemari dan betapa menderitanya keledai kecil itu, bahkan seringkali kuda liar itu akan kabur menyeret keledai itu hilang dari pandangan, bahkan kadang sampai berhari-hari. Dan anda akan mendapatkan pemandangan yang aneh dan menakjubkan, sesudah beberapa hari menghilang, mereka akan kembali bukan lagi si kuda liar yang menyeret sang keledai, tetapi sang keledailah yang memimpin di depan. Kuda liar itu sudah teramat sangat lelah dalam usahanya untuk melepaskan diri dari keledai kecil itu,  Ketika kuda liar itu sudah terlalu lelah untuk melawannya, si keledai kecil itu ganti memimpinnya, ...

TIPE KEPRIBADIAN A

KOMPAS.com - Waspadalah jika Anda termasuk tipe kepribadian A, dimana Anda mudah tersinggung, gampang stres, kurang sabaran dan sering merasa tegang. Menurut sebuah penelitian, mereka yang bertipe kepribadian A lebih rentan menderita stroke. Dalam studi terbaru yang digawangi para ilmuwan dari Rumah Sakit Universitario Clinico San Carlos di Madrid, sebanyak 450 responden diteliti. Mereka menemukan penyakit stroke sering terjadi pada orang yang mudah stres dan tegang, bahkan setelah memperhitungan faktor resiko penyebab stroke seperti merokok dan diabetes.  Dalam studi yang telah dipublikasikan dalam Journal of Neurology, Neurosurgery, and Psychiatry, para ilmuwan membandingkan faktor resiko dan tingkat stres di antara 150 orang stroke dan 300 orang sehat. Riset ini menggunakan pengukuran seperti mengevaluasi peristiwa besar dalam hidup, kecemasan dan depresi, kesejahteraan dan tipe kepribadian. Responden diminta pula mengisi kuesioner berisi gaya hidup mereka. Seperti bera...